Ciri- ciri kewirausahaan

Apa Sebenarnya Pengertian Wirausaha? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian wirausaha sama dengan wiraswasta, adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Peter F. Drucker (1909–2005) seorang guru management dalam bukunya Innovation and Entrepreneurship: Practice and Principles, memberikan definisi “kewirausahaan selalu menelusuri perubahan, menanggapinya, dan memanfaatkannya sebagai peluang.” Secara ringkas beliau menyebutkan bahwa Entrepreneurship atau Wirausaha adalah suatu “disiplin”, suatu yang bisa dipelajari dan terus menerus di usahakan. Apa Tujuan dari Wirausaha? Sejalan dengan definisinya, Wirausaha harus bertujuan untuk menghasilkan atau memberikan nilai tambah dari suatu barang atau jasa, karena untuk hal itulah Anda akan mendapatkan penghasilan, dengan memberikan nilai tambah sebagai ganti dari pembayaran. Tanpa menciptakan atau meningkatkan nilai tambah, suatu wirausaha tidak akan dapat berjalan, karena berarti tidak akan ada yang orang atau perusahaan ingin membeli barang atau jasa yang dihasilkan. Tujuan dari sebuah Wirausaha (entrepreneur) : Memberikan solusi dari suatu permasalahan, meningkatkan nilai tambah suatu barang dan jasa. Meningkatkan kesejahteraan baik untuk pribadi atau orang lain dengan adanya peluang-peluang usaha dan lapangan kerja yang diciptakan. Untuk menciptakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan yang bagi orang lain. Membantu pemerintah dalam upaya mengurangi jumlah penangguran, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan semakin banyaknya Wirausaha maka lapangan pekerjaan akan terbuka lebar. Dengan demikian, penting untuk Anda tidak berfokus kepada penghasilan yang ingin didapatkan, apalagi motivasi ingin memulai wirausaha semata-mata ingin menjadi kaya. Tidak salah untuk ingin memiliki lebih banyak penghasilan, tetapi tentunya hal ini harus dilandasi dengan motivasi yang benar dengan fokus kepada memberikan solusi dan nilai tambah. Jika seorang wirausahawan mampu memberikan solusi yang tepat maka otomatis akan terjadi meningkatkan penghasilan. Untuk menjadi Wirausaha sukses atau entrepreneur ada beberapa karakteristik dan ciri ciri yang harus dimiliki, atau pejalari secara terus menerus. 1. Kreatif & Inovatif Mampu melihat persoalan & kekurangan yang ada lalu menjadikannya kesempatan untuk menciptakan produk dan jasa baru, atau memperbaiki proses menghasilkan jasa dan barang. 2. Belajar Secara Mandiri Keinginan dan Kemampuan untuk terus menerus belajar menjadi ciri penting, khususnya dengan kondisi dunia yang semakin cepat berubah. Selalu belajar hal baru merupakan langkah awal, untuk bisa menemukan permasalahan dan solusi yang dibutuhkan sesuai dengan zaman. 3. Memiliki Pandangan Masa Kini dan Masa Depan Membangun usaha yang menguntungkan pada masa sekarang tentu sangat penting untuk kelancaran usaha, tetapi terus belajar dan berinovasi untuk kebutuhan masa depan sama pentingnya. Dengan demikian usaha yang anda bangun dapat terus bertahan untuk jangka waktu Panjang, tidak terbius dengan kesuksesan sesaat. 4. Berani Mengambil Resiko Hal ini bukan berarti hanya berani mengambil resiko secara sembarangan, tetapi mampu menghitung resiko yang dihadapinya. Apakah seimbang antara hasil yang didapat dengan resiko yang mampu dihadapi, agar perusahaan terhidar dari kesalahan fatal. 5. Memiliki Semangat Pantang Menyerah Wirausaha bukan suatu hal yang mudah dimana sering Anda sudah melakukan inovasi, sudah mempelajari hal-hal yang dibutuhkan dimasa depan, dan mengambil resiko, namun hasilnya sering jauh dari yang Anda harapkan, karena itu dibutuhkan semangat pemenang (winning spirit) agar pada masa-masa sulit, wirausahawan mampu bangkit Kembali. 6. Mampu Melakukan Analisa Secara Mendalam Seorang Wirausaha akan selalu dihadapkan kepada keputusan-keputusan yang harus diambil. Dengan demikian diperlukan kemampuan analisa dari fakta yang ada, masukan-masukan dari team dan berbagai informasi dari luar perusahaan sebelum pengambilan keputusan dilakukan. Saat ini dalam zaman yang semakin terkomputerisasi, penting melakukan analisa berdasarkan data yang ada, agar pengambilan keputusan bisa lebih tepat, bukan berdasarkan asumsi apalagi hanya berdasarkan intuisi semata. 7. Memiliki Jiwa Kepemimpinan Seorang wirausaha pastinya tidak bercita-cita untuk menjalankan usahanya sendirian walaupun hal ini bisa dilakukan, misalnya wirausaha jasa fotographer, anda mungkin merasa bisa melakukan segalanya sendiri. Namun hal ini tidak termasuk dalam kategori wirausaha, seorang wirausaha pastinya ingin memajukan perusahaannya dan membangun usahanya agar bisa menjadi rumah bagi banyak karyawan yang pada akhirnya meningkatkan penghasilan para pekerja pula. Karena itu Wirausahawan membutuhkan kemampuan sebagai pemimpin agar dapat membangun team yang handal, dan bersama-sama membangun usaha. 8. Terus Membangun Jaringan Hubungan (Network) Agar dapat menjadi Wirausaha yang sukses juga dibutuhkan kemampuan membangun hubungan dengan para partner. Hubungan yang baik dengan pelanggan, dengan supplier tentunya akan membantu keberlangsungan usaha. Membangun Network hubungan juga bisa dengan asosiasi usaha sejenis, sehingga Anda bisa mendapatkan informasi terkini tentang apa yang terjadi dalam industry bisnis Anda, melihat kekurangan yang ada, atau bahkan mendapatkan bantuan dari sesama pengusaha. 9. Berani Berbagi Umumnya banyak wirausahawan tidak berani berbagi, karena merasa belum sukses atau berhasil. “cabang saya baru 5, nanti jika cabang saya 100 baru saya bisa berbagi”. Berbagi bukan mengenai seberapa banyak Anda memberi sehingga ada yang hilang dari Anda. Tetapi berbagi adalah mengenai bagaimana membantu pengusaha lain dengan apapun yang kita punya saat ini. 10. Bijaksana dalam Hal Keuangan Banyak wirausaha gagal menjalankan bisnisnya, karena kurang bijaksana dalam hal keuangan, umumnya mereka baru menjalankan usaha satu atau dua tahun, dan mendapatkan keuntungan. Bukannya menginvestasikan kembali keuntungan yang didapat kedalam bisnisnya, melainkan membeli barang-barang konsumtif untuk kebutuhan pribadi. Tentunya Anda patut senang pada saat usaha Anda menghasilkan keuntungan, namun Anda tidak boleh terlena karena melakukan suatu usaha ada pasang surut nya, dan Anda membutuhkan persiapan pada saat sulit datang.

Komentar